Segmen Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), di dalam kondisi ekonomi global yang lagi bergejolak, masih dibilang: ekspansif. Indikasinya, indeks kinerja UMKM per triwulan II 2025 sendiri masih di atas 100. Tercatat di angka 121,7. Sayangnya, angka ini sebenarnya turun secara tahunan (Triwulan II 2024: 139,6). Yang pasti ada sektor yang melemah, misalnya: sektor industri pengolahan. Pelemahan ini mencerminkan turunnya daya beli masyarakat yang berujung turunnya permintaan produk UMKM. Untungnya, ada sektor yang tumbuh, yakni sektor jasa. Pendorongnya: Geliat pariwisata saat libur HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional).
Showing posts with label Kredit Modal Kerja. Show all posts
Showing posts with label Kredit Modal Kerja. Show all posts
Wednesday, September 10, 2025
Saturday, September 6, 2025
Kinerja Pembiayaan Korporasi, awal 2025
Pembiayaan perbankan - di tengah riuh rendah ketidakpastian global dan tekanan geopolitik yang tak kunjung reda- menunjukkan kinerja yang positif. Sebabnya, dalam Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) Vol.45 yang dirilis Bank Indonesia belum lama ini, tapi karena kinerja korporasi masih positif. Per triwulan I-2025, pertumbuhan penjualan korporasi mencapai 4,74% yoy. Bandingkan dengan akhir 2024 yang hanya tumbuh 2,15% yoy.
Labels:
Korporasi,
Kredit Investasi,
Kredit Korporasi,
Kredit Modal Kerja,
Kredit Sektoral,
Pembiayaan,
Pembiayaan Korporasi
Subscribe to:
Posts (Atom)