Sunday, June 7, 2026

Strategi BNI Tahun 2025

Dilansir dari Laporan Tahunan BNI Tahun 2025, kebijakan strategis BNI tahun 2025 ditetapkan sebagai berikut:  

  1. Peningkatan produktivitas bisnis dan market share di Region melalui transformasi outlet.
    • BNI terus mendorong peningkatan produktivitas bisnis dan penguatan market share di Region melalui transformasi outlet yang terarah dan terintegrasi.
    • Fokus diarahkan pada pemetaan serta penggarapan sentra dan kawasan bisnis potensial, yang didukung oleh penataan jaringan distribusi konvensional dan digital secara selaras dengan customer journey serta model operasi advisory & service-to-sales. 
    • Implementasi strategi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik ekonomi Region serta keberadaan dan intensitas jaringan bank pesaing. 
    • Penguatan kapabilitas outlet juga terus dilakukan melalui penerapan new sales model yang lebih efektif untuk meningkatkan efektivitas akuisisi dan kinerja penjualan. 
    • BNI melakukan streamlining proses di outlet melalui digitalisasi, integrasi solusi online–offline, serta penguatan fungsi back office guna meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses layanan, dan menjaga kualitas layanan secara berkelanjutan. 
  2. Peningkatan Tabungan dan Deposito Ritel, serta Giro berbasis transaksi
    • BNI terus mendorong pertumbuhan tabungan dan deposito ritel, serta giro berbasis transaksi melalui penguatan CASA yang berfokus pada pengembangan closed loop transaction dan optimalisasi aktivitas transaksi nasabah. Strategi tersebut diarahkan untuk meningkatkan basis dana murah yang berkelanjutan.
    • Penetrasi nasabah payroll dan pertumbuhan CASA ritel juga terus ditingkatkan melalui pemanfaatan kanal digital dengan lebih intensif. 
    • BNI terus mengoptimalkan pengelolaan giro debitur dengan menjaga rasio giro terhadap Kredit Modal Kerja (KMK) secara disiplin melalui penerapan tactical account plan yang terstruktur serta peningkatan penetrasi solusi transaction banking. 
    • Penguatan lending model juga dilakukan sebagai enabler untuk mendorong peningkatan CASA secara berkelanjutan. 
  3. Pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di seluruh segmen, dengan fokus utama pada segmen korporasi dan turunannya, serta konsumer & wealth yang berkualitas. 
    • BNI mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penguatan portofolio korporasi pada sektor-sektor prioritas yang memiliki prospek jangka panjang, disertai pengembangan solusi beyond lending. 
    • Pertumbuhan pada segmen Konsumer difokuskan pada pembiayaan mortgage dan payroll loan yang berkualitas melalui kolaborasi strategis dengan corporate client, pengembang properti utama, dan institusi terkait, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang terukur. 
    • Bisnis wealth management diperkuat melalui peningkatan proposisi produk dan layanan, penguatan kapabilitas Relationship Manager, serta pemanfaatan kapasitas dan jaringan global BNI. 
    • Ekspansi segmen menengah dan kecil dilakukan secara selektif dengan fokus pada industri prospektif, optimalisasi supply chain financing, penguatan sinergi BUMN dan value chain, serta peningkatan efektivitas sales execution dan sinergi Perusahaan Anak guna memperluas jangkauan pembiayaan dan memperkuat daya saing.  
  4. Menjaga kualitas aset untuk mendorong penurunan Loan at Risk (LaR). 
    • BNI menjaga kualitas aset melalui konsolidasi dan penguatan bisnis pada segmen kecil dan menengah sebagai fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan memastikan keseimbangan antara ekspansi dan pengendalian risiko, serta penguatan kualitas portofolio melalui pendekatan yang lebih selektif dan berbasis data. 
    • Penyempurnaan proses bisnis pada segmen retail dan wholesale dilaksanakan melalui Business Process Reengineering secara end-to end, percepatan digitalisasi, serta enhancement aplikasi BNI Move untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kecepatan layanan di segmen retail. 
    • Penguatan manajemen risiko dilakukan melalui penerapan credit scoring yang lebih komprehensif dan disiplin ekspansi kredit yang selaras dengan Risk Acceptance Criteria (RAC), guna menurunkan Loan at Risk secara berkelanjutan dan menjaga kualitas aset. Analisis dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Bank Fungsi Penunjang Bisnis.
  5. Pengembangan berkelanjutan dari wondr by BNI dan BNIdirect, serta platform yang mendukung customer journey BNI melanjutkan pengembangan wondr by BNI yang didukung oleh kampanye pemasaran berbasis analytics untuk meningkatkan akuisisi, aktivasi, dan engagement nasabah secara berkelanjutan. 
    • Proposisi Wholesale Transaction Banking diperkuat melalui penyediaan platform terintegrasi yang mencakup layanan cash management, trade, foreign exchange, serta supply chain financing guna mendukung kebutuhan transaksi nasabah secara end-to-end. 
    • BNI juga meningkatkan kolaborasi dengan pihak ketiga dan mitra strategis untuk memperluas ekosistem digital, mempercepat inovasi produk dan layanan, serta memperkuat platform yang mendukung customer journey secara menyeluruh. Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah bagi nasabah, memperdalam integrasi layanan, dan memperkuat posisi BNI sebagai bank transaksi dan mitra finansial utama di era digital. 
  6. Penguatan enablers yang menghasilkan peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional 
    • BNI terus melakukan penguatan pada key enablers utama melalui transformasi human capital secara end-to-end pada seluruh employee life cycle, dengan fokus pada pengembangan SDM yang berkarakter pemimpin serta berjiwa intrapreneurship.
    • Pengembangan kapabilitas SDM diarahkan pada penguasaan future capabilities dan new core business yang selaras dengan unique business potential di masing masing Region, guna mendukung akselerasi strategi pertumbuhan dan transformasi bisnis secara berkelanjutan. 
    • BNI memperkuat arsitektur teknologi informasi pada sisi back end, front-end, dan security guna memastikan kesiapan infrastruktur dalam mendukung kebutuhan bisnis yang semakin kompleks serta meningkatkan keandalan dan keamanan sistem. Upaya ini dilengkapi dengan peningkatan efisiensi biaya dan operations excellence melalui percepatan digitalisasi serta penerapan disiplin pengelolaan biaya operasional secara konsisten. 
Referensi: Annual Report BNI Tahun 2025